Cimory on the Valley, Wisata Keluarga Asyik di Kabupaten Semarang




Cimory on the Valley adalah sebuah wahana wisata keluarga yang asyik di Kabupaten Semarang. Di antaranya ada playground dan agrowisata mini yang membuat betah anak-anak bermain sekaligus belajar. Pada Rabu (28/12/2016), saya berserta keluarga dan rombongan para guru LPIT Ilma Nafia Godong (yang saya kelola) berkesempatan untuk berekreasi ke objek wisata ini.

Disambut patung sapi…
Shop, di dekat pintu masuk..
Mainan, khusus anak-anak ya…

Sekira jam 7 pagi kami start dari Godong, naik bus medium dengan kuota 30 kursi sesuai kebutuhan. Target pertama adalah ke Cimory on the Valley. Sampai di lokasi sekira jam 9-an alias waktu tempuh sekitar 2 jam.

Sependek yang saya tahu, Cimory itu nama perusahaan yang memproduksi aneka olahan dari susu sapi. Produknya dalam bentuk yogurt dan fresh milk sudah banyak beredar di super market. Sehingga Cimory ini sesungguhnya sudah amat familiar. Tapi sebagai bukan penggemar susu, saya nyaris tak pernah mengonsumsinya.

Jadi, berwisata ke Cimory bagi saya adalah sarana untuk menambah informasi dan pengetahuan saja. Selebihnya, tentu sebagai refreshing, karena perusahaan ini juga membuat agrowisata mini sebagai tujuan wisata bagi khalayak.

Cimory sendiri merupakan singkatan dari Cisarua Mountain Dairy. Semula bertujuan untuk menampung produksi susu sapi dari para peternak Cisarua. Dalam perjalanannya, Cimory membuka lini usaha berupa agrowisata dan restoran. Outlet pertama adalah Cimory Mountain View di dekat Taman Safari, Cisarua, Bogor; kedua Cimory Riverside View masih di sekitar Taman Safari juga; dan yang ketiga Cimory on the Valley yang berlokasi di Jl. Raya Soekarno-Hatta KM. 30, Bergas, Semarang.

Kolam kura-kura…
Kandang sapi…
Berpose dengan sapi hehe…
Melihat burung…
Ayam kalkun…
Ayam mutiara…
Bebek mandarin…
Rusa…

Serunya memberi makan kelinci…




Di Cimory on the Valley Semarang, setidaknya ada 4 wahana yang ditawarkan di samping pabrik (factory) pengolahan susu sapi, yakni: shop, playground, farm, dan restaurant. Shop terletak di pintu masuk, meski di dalam juga ada mini shop, yang menjual aneka produk dari Cimory. Produknya tidak hanya dalam bentuk yogurt, fresh milk, soya milk, dan es krim, tapi juga ada jenis oleh-oleh lainnya seperti kripik buah naga, kripik buah anggur, kacang telur, kacang polong jepang, dan lain-lainnya. Ada juga, dan ini yang paling memikat anak-anak (termasuk anak saya hehe…), adalah aneka boneka sapi yang lucu-lucu.

Setelah membayar tiket Rp 10 ribu, kita bisa masuk ke area playground dan farm life. Di area sini, banyak permainan dan view yang membuat betah, terutama bagi anak-anak. Selain bermain, wahana ini cocok untuk mengenalkan anak-anak terkait dengan dunia binatang. Ada kolam ikan dan turtle, juga ada kandang sapi, kelinci, dan rusa. Di kandang inilah keseruan dimulai.

Anak-anak dan keponakan yang saya ajak serta di edisi wisata kali ini, asyik mengejar kelinci dan memberi makan dengan wortel yang disediakan pengelola. Tapi wortelnya harus beli hehe…Sebungkus eh seplastik wortel dihargai Rp 10 ribu. Tapi, keseruan memberi makan kelinci, dan juga rusa, tentu sebuah pengalaman berharga.

View di area Cimory Farm yang seger….
Ada selada, terung, dan yang lainnya…
Serbaneka tanaman yang menyegarkan…
Di mini shop…
Produk Cimory: yoghurt, fresh milk, dan soya…
Ada aneka kripik…
Juga ada aneka boneka sapi yang imut dan lucu…

Area resto…




Di area ini juga ada kandang ayam dan burung. Koleksinya antara lain ayam mutiara, ayam kalkun, jalak putih, merak biru, dan bebek mandarin. Ada juga merpatih putih yang dibiarkan beterbangan di area farm life. Jadi, area ini mirip kebon binatang mini, walau koleksinya kurang banyak.

Adapun di area farm life, kita akan melihat-lihat kebun-kebun mini dengan aneka tanaman yang tersusun rapi, berjajar sesuai jenisnya, yang membuat suasana jadi makin seger. Ada lombok, kangkung, selada, terung, dan sebagainya. Tapi, sebagai agrowisata mini, aneka tanaman yang ada nggak boleh dipetik. Karena kalau boleh dipetik, akan segera habis dong, mengingat jumlah tanaman dan pengunjungnya tidak sepadan alias lebih banyak pengunjungnya daripada tanamannya hehe….

Tak terasa, 2 jam lebih kami ada di Cimory on the Valley ini. Setelah belanja-belanji oleh-oleh di bagian shop, kami pun bergegas untuk kembali melanjutkan perjalanan.* (Kang Asti, www.jatengnyamleng.com).

 

Komentar Facebook
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *