Menyantap Sup Ikan Gindara di Warung Mekar Asri Karangawen; Seger, Gurih, dan Berkhasiat

Menyebut ikan gindara barangkali masih banyak yang asing. Bahkan, banyak yang belum mendengarnya. Hayo ngaku...hehe…. Namun, ikan laut yang mirip ikan tongkol ini—baik dalam bentuk maupun cita rasanya—ternyata juga lezat diolah menjadi menu masakan yang menggoda.

Salah satu warung yang menyediakan olahan makanan dari ikan gindara adalah Warung Ndesa “Mekar Asri” yang beralamat di Jl. Semarang-Gubug KM. 22 Karangawen, Kabupaten Demak. Ancer-ancer lokasinya adalah sebelah timur pasar Karangawen, selatan jalan.

Sup Ikan Gindara…

Seger, gurih, dan tidak amis…

Menurut Hadis Firmansyah, karyawan yang sekaligus juru masak di Warung Ndesa Mekar Asri Karangawen, warung ini didirikan oleh Bapak Bambang Darwono, seorang pensiunan sebuah lembaga perbankan, pada tahun 2005.  Ketika itu, menu andalan yang ditawarkan adalah ayam bakar. Sehingga di papan nama yang lawas tertulis “Ayam Bakar Mekar Asri”.

Seiring perkembangan waktu, dilakukanlah diversifikasi menu. Warung Mekar Asri tidak hanya menyediakan ayam bakar, tapi juga ikan bakar dan menu-menu lainnya. Bahkan kemudian warung ini memiliki menu andalan berbahan ikan hiu dan ikan gindara yang diolah menjadi menu sup.

Sore itu, saya mampir ke warung ini, dan segera memesan sup ikan gindara yang sudah sejak lama menggoda rasa penasaran saya. Saya juga sekaligus memesan sup ikan hiu. Sayangnya, yang ready stock hanya sup ikan gindara. Sedangkan sup ikan hiunya sedang kosong. “Sudah tiga bulan ini stok ikan hiunya kosong, padahal kita sudah memesannya, tapi memang belum ada,” tutur Hadis Firmansyah, lelaki asal Jawa Barat yang bekerja sejak warung Mekar Asri berdiri.

Berdiri sejak tahun 2005…
Banyak pilihan menu lainnya…
Menghidangkan makanan sehat…

Saat sup ikan gindara terhidang di hadapan saya, aroma amis langsung menguar menusuk hidung saya. Menurut informasi yang saya peroleh, ikan gindara memang tergolong ikan yang sangat amis karena hidupnya di dasar laut. Namun, ikan ini diakui memiliki sejumlah khasiat, di antaranya karena memiliki kandungan Omega-3 dan Omega-9 yang sangat tinggi. Sehingga ikan gindara diyakini memiliki khasiat untuk kesehatan antara lain menurunkan koleterol, menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, meningkatkan kecerdasan, dan bermanfaat untuk diet. Hmm..khasiatnya jos gandos ya hehe…

Aroma amis itu nyaris mengikis hasrat saya menyantap sup ikan gindara yang telah terhidang. Namun ketika beberapa saat kemudian saya mencicipi kuahnya yang masih panas dan secuil daging ikan gindara yang ada di dalamnya, hmmm…ternyata nggak amis. Kuahnya terasa seger dan daging ikan gindaranya terasa lembut dan gurih. Sejurus kemudian, semangkuk sup ikan gindara pun tandas beserta seporsi nasinya hehehe….Semuanya, dah masuk perut, seperti kata Upin dan Ipin hehe…

Ikan nila bakarnya juga enak dan maknyus…
Sup ikan gindara, berkhasiat…

Selain ikan gindara dan hiu yang diolah menjadi menu sup,  juga ada pilihan olahan lain, yakni asem-asem ikan gindara dan hiu. Selain itu, warung makan ini juga menyediakan aneka menu lainnya. Ada ayam bakar dan goreng, juga ingkung (ayam utuh) goreng dan bakar. Ada ikan bakar dan goreng, yakni bawal, nila, dan gurame. Dan banyak lagi menu lainnya, selengkapnya bisa dibaca di daftar menu yang disediakan.

Seporsi sup ikan gindara dan sup ikan hiu masig-masing dipatok Rp 15 ribu per porsinya. Rasanya seger, gurih, dan so pasti berkhasiat. Warungnya juga bersih. Meja dan kursi tertata rapi, lebih seperti ala rumahan. Cocok sebagai tempat makan sekaligus ngobrol santai dengan keluarga dan handai tolan, atau dengan relasi dan teman.* (Kang Asti)

–>Artikel dan semua foto yang diposting di blog ini ditulis dan diambil oleh saya, ©Kang Asti, untuk Jatengnyamleng.com. Dan terima kasih atas kerjasamanya untuk tidak menggunakannya tanpa izin. Jika ada yang ingin menggunakan artikel atau foto untuk tujuan komersial, silahkan menghubungi saya secara pribadi. Untuk sponshorship, kerjasama, dan kemitraan hub via Sms/WA: 081347014686 atau via e-mail ke: badiatulmuchlisinasti@gmail.com.

Komentar Facebook
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *