Resep Cara Membuat Sirup Sirsak untuk Tujuan Bisnis

Resep membuat sirup sirsak

Resep membuat sirup sirsak

Sirup merupakan jenis minuman yang sangat digemari. Berbagai jenis buah bisa dibuat sirup, seperti jeruk, leci, manggan, dan lain sebagainya. Sirsak termasuk jenis buah yang bisa dimanfaatkan untuk sirup.



Untuk membuat sirup sebenarnya sangat mudah, tinggal merebus gula dengan air, sudah menjadi sirup. Tetapi kalau sirup untuk usaha perlu sedikit perlakuan khusus agar lebih tahan lama, caranya botol atau kemasan dan penutup yang digunakan harus steril. Selain itu, bisa juga dengan menambahkan pengawet pada sirup.

Sirup buah bisa dibuat dengan dua cara, dari sari buah aslinya atau dengan penambah rasa (esen). Sirup buah yang enak dan harganya lebih mahal biasanya memang dibuat dari sari buah asli.

Berikut ini resep membuat sirup sirsak dari buah asli:

Bahan:

  • 1 kilogram buah sirsak yang matang
  • 1 liter air
  • 1 kilo gram gula pasir
  • 500 gram glukosa
  • 2 – 5 gram citric acid
  • 1 gram garam
  • 2 gram sodium benzoat
  • Esen sirsak secukupnya

Cara membuat:

  1. Kupas sirsak, ambil daging buahnya, dan buang bijinya.
  2. Campur daging buah sirsak dengan 400 ml air, haluskan dengan blender hingga halus. Saring dan ambil sari buahnya.
  3. Masak sisa air, gula, dan glukosa hingga mendidih.
  4. Masukkan sari sirsak, citric acid, garam, dan sodium benzoat, aduk rata, didihkan.
  5. Tuang sirup dalam botol kaca selagi panas.
  6. Segel botol kaca menggunakan penutup botol logam (kempyeng) atau dengan penutup botol ulir.
  7. Balik botol, diamkan hingga dingin.
  8. Kembalikan botol ke posisi semula, beri label.
  9. Sirup sirsak siap dipasarkan.

Tips membuat sirup sirsak yang bernilai jual tinggi:

  • Pilih sirsak yang cukup tua, sehingga aroma sirup yang kita produksi lebih harum dan segar.
  • Untuk membuat sirup, sebaiknya pilih gula pasir berwarna putih dan bersih. Gula pasir yang kuning dan kotor akan menyebabkan warna sirup yang dihasilkan tidak bisa cerah. Meskipun menggunakan gula bersih, adakalanya masih menimbulkan endapan kotoran. Karenanya saat memasak gula dan air, sebelum ditambahkan bahan lain, sebaiknya sirup gula diendapkan dan dibuang kotorannya dengan cara disaring.
  • Glukosa adalah gula yang biasa dipakai untuk membuat permen, di pasaran bisa dikenal dengan nama Bebeco. Bentuknya berupa pasta bening, sangat kental, dan lengket. Penambahan glukosa dalam pembuatan sirup bertujuan untuk membuat sirup lebih kental dan tidak mudah mengkristal karena kadar gula yang tinggi. Apabila susah mendapatkan glukosa, ganti saja dengan gula pasir, tapi hasil sirupnya lebih cair.


  • Citrid Acid merupakan asam yang berasal dari buah jeruk. Fungsinya agar rasa sirup yang diproduksi lebih asam dan segar.
  • Sodium Benzoat adalah bahan bahan pengawet yang cocok digunakan untuk industri sirup. Sodium Benzoat bekerja optimum pada suasana pH asam. Dosis penggunaan Sodium Benzoat yang diperbolehkan maksimum 1 gr/kg sirup.
  • Agar sirup lebih menarik, tambahkan beberapa tetes pewarna pada saat merebus campuran untuk sirup. Pilihlah pewarna yang khusus untuk makanan (food grade).
  • Ampas buah sirsak sisa pengolahan sirup bisa kita olah untuk produksi dodol sirsak.
  • Untuk industri yang besar, buah sirsak bisa diblender dengan menggunakan universal fritter. Dengan menggunakan universal fritter, kita dapat memblender 5 kg buah sirsak sekali memblender.
  • Untuk mencegak kontaminasi bakteri masuk dalam produk sirup yang sudah dikemas dalam botol, sebaiknya tutup dengan segel ulir/segel logam (kempyeng).

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.* (Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)

Sumber: Koki, edisi 0105, September 2007, hlm. 22.



Komentar Facebook
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *