Haji Soleh Sukarno, Pendiri Soto Bangkong Semarang, Tutup Usia




Tokoh kuliner Semarang, Haji Soleh Sukarno, meninggal dunia di usia 110 tahun pada Minggu (12/3/2017) pukul 16.30. Pria yang akrab disapa Mbah Soleh itu meninggal di Rumah Sakit Telogorejo karena sakit.

Haji Soleh Sukarno merupakan legenda kuliner ikonik di Semarang, yakni pendiri dan pemilik Soto Bangkong. Soto Bangkong dirintis oleh Mbak Soleh pada tahun 1950-an dengan berjualan keliling menggunakan angkring bambu.

Baca juga: Cerita Kelezatan Soto Bangkong, Ikonik dan Melegenda Sejak Tahun 1950

Berkat keuletannya, kuliner soto racikannya yang khas dan lezat itu banyak digemari dan mengundang pelanggan setia. Soto Mbah Soleh dikenal dengan sebutan “Soto Bangkong” karena tempat mangkalnya, yang kini menjadi pusat restonya, berlokasi di Jl. Brigjend Katamso No 1 Semarang atau samping Kantor Pos Bangkong.

Soto bangkong menjadi kuliner legendaris dan ikonik di Semarang. Tidak hanya moncer di Semarang saja, tapi juga hingga luar kota. Pelanggannya datang dari berbagai kalangan. Bahkan beberapa tokoh nasional tercatat pernah menikmati kelezatan soto bangkong, antara lain mantan Presiden SBY, Wapres Jusuf Kalla, dan almarhum Gus Dur.



Saat ini Soto Bangkong memiliki lima cabang, yakni di Semarang yakni di Jl. Setia Budi No. 229 Srondol, Banyumanik, Semarang; lalu di Yogayakarta yakni di Jl. Magelang KM. 10 Yogyakarta; di Jakarta yakni di Jl. Pakubuwono, Jakarta; dan di Bogor yakni di Puncak Bogor; serta di Cikampek. Seluruh cabang tersebut dikelola oleh anak-anak Mbah Soleh.* (Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)

*Keterangan foto utama: Haji Soleh Sukarno sedang meracik soto kebanggaannya (Sumber: Media Semarang)

Komentar Facebook
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *