Cita Rasa Memukau Becek Kerbau di Warung Yanto Ganjar Getasrejo, Grobogan

Alhamdulillah, kini menyebut kuliner khas Grobogan atau kuliner khas Purwodadi tak harus menyebut swike saja, tapi juga ada becek. Ya, becek. Kuliner pusaka warisan leluhur masyarakat Grobogan ini kini tengah hits dan fenomenal.

Becek Kerbau Yanto Ganjar




Cita rasanya lebih nendang dan miroso




Becek sendiri merupakan kuliner yang dulunya hanya bisa dijumpai di acara hajatan warga Grobogan, seperti saat mantenan dan khitanan, terutama di pedesaan. Konsep masakannya tergolong simpel, mirip sayur asem atau sup, dengan komponen utama iga sapi dengan bumbu-bumbu meliputi bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar dan cabai.

Semua bahan itu dikombinasi dengan elemen daun kedondong dan daun dayakan yang mencuatkan cita rasa kuah yang segar dengan didominasi rasa asem dan pedas yang menonjol. Cita rasa becek seperti ini sangat nikmat bila disantap siang hari, biasanya disajikan dengan sepiring nasi plus kering tempe, oseng cabe, dan kacang tolo sebagai pelengkap.

Di sejumlah warung dan rumah makan di Kabupaten Grobogan kini telah banyak yang menyediakan kuliner becek. Namun, di antara sekian warung dan rumah makan yang menyediakan becek, ada satu warung yang menurut pengamatan saya paling populer dan nge-hits, yakni Warung Yanto Ganjar, yang beralamat di Jl. Purwodadi-Blora KM 1 No. 16 Getasrejo, Purwodadi, Grobogan (timur bundaran Getasrejo, selatan jalan).

Warung Makan Yanto Ganjar, Becek Kerbaunya memukau…

Popularitas becek di Warung Yanto Ganjar itu tentu berkat dari tangan dingin pemiliknya, yakni Daniyanto atau yang akrab disapa Yanto Ganjar. Sejak awal saya mengenal laki-laki ini, ia banyak bercerita kepada saya tentang kegemarannya bereksperimentasi terhadap suguhan kuliner di warungnya.

Ia tak pernah puas dengan cita rasa aneka kuliner yang disuguhkannya. Ia selalu melakukan uji coba atau eksperimentasi agar suguhan kuliner di warungnya terus mengalami perkembangan dan inovasi, baik dari sudut cita rasa maupun penyuguhannya.

Baca juga:



Untuk becek, sejak awal ia memang memilih berbeda. Sementara yang lain memakai protein dari daging sapi, ia memilih daging kerbau. Juga dalam proses memasaknya, ia memiliki strategi yang berbeda, sehingga menjadikan cita rasa beceknya menjadi lebih lezat dan memukau, sehingga banyak digemari pelanggannya.

Menyuguhkan kuliner serba kerbau…
Sate Kerbau Super Hot Plate
Soto Kerbau
Price list menu di Warung Yanto Ganjar
Becek Kerbau Yanto Ganjar, rasanya memang juara

Saya sendiri termasuk penggemar becek kerbau di Warung Yanto Ganjar. Bila kangen menikmati becek, salah satu jujugan saya ya di Warung Yanto Ganjar ini. Cita rasa beceknya memang beda. Kuahnya, menurut saya, juara. Berasa lebih nendang dan miroso. Pokoknya rasanya memang aduhai.

Dibanding becek di warung lainnya, penampakan kuah becek Yanto Ganjar memang agak keruh. Tapi justru di sinilah letak rahasianya, sehingga cita rasa beceknya menjadi lebih nendang dan mak nyus, yang membuat penikmatnya ketagihan.

Baca juga:




Selain becek, menu lainnya di warung ini yang menjadi kesukaan saya adalah sate kerbau. Rasanya enak, dagingnya empuk, dan bumbunya pas dan miroso khas Yanto Ganjar.

Warung Yanto Ganjar memang spesial menyediakan menu serba kerbau. Selain becek dan sate kerbau, pengunjung juga bisa mencoba menu lainnya seperti soto, gule, dan tongseng kerbau. Bagi yang kurang atau tidak suka menu dengan bahan utama daging kerbau, jangan khawatir, Warung Yanto Ganjar juga menyediakan menu ayam goreng dan bakar.

So, Warung Yanto Ganjar recommended sebagai salah satu jujugan wisata kuliner di Kabupaten Grobogan. Semoga informasi ini bermanfaat.* (Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)

Komentar Facebook
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *