5 Spot di Waduk Nglangon Kradenan Grobogan yang Eksotik dan Menarik Dikunjungi

Waduk Nglangon berada di Dusun Nglangon, Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Terletak di sebelah selatan stasiun Kradenan, sekira 2 kilometer. Atau berjarak sekira 32 kilometer ke arah timur Kota Purwodadi.




Dua tahun lalu, sekira bulan Agustus 2015, saya berkunjung ke waduk ini bersama teman-teman komunitas Grobogan Corner dalam rangka susur wisata. Namun ketika itu Waduk Nglangon belum optimal dikelola sebagai jujugan wisata untuk masyarakat. Air pun sedang susut saat itu.

Saat ini, Waduk Nglangon yang merupakan peninggalan kolonial Belanda yang dibangun antara tahun 1911 sampai 1914 itu telah “disulap” menjadi destinasi wisata yang cukup memikat. Ada yang bilang, Waduk Nglangon adalah “danau toba”-nya Kabupaten Grobogan. Bentangan air yang dikelilingi perbukitan hijau dan di tengahnya ada semacam “pulau kecil” yang membuat waduk ini mirip dengan Danau Toba di Sumatra Utara.

Baca juga:

Pesona itu menjadikan Waduk Nglangon menjadi jujugan wisata masyarakat sekitar meski sekedar nongkrong di pinggir waduk, menikmati panorama bentangan air yang sejuk, hijaunya areal persawahan, serta rimbunnya hutan jati.

Dan saat ini Waduk Nglangon telah dilengkapi dengan berbagai wahana baru sebagai spot wisata yang menarik untuk dinikmati. Setidaknya ada 5 spot menarik di objek wisata Waduk Nglangon yang layak dicoba:

(1) Spot Foto Berlatar Bentangan Air Waduk Nglangon

Persis pada peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke-72 alias tanggal 17 Agustus 2017 alias dua tahun sejak saya susur wisata ke Waduk Nglangon, saya berkesempatan mengunjunginya lagi, kali ini bersama keluarga, yakni bersama istri dan ketiga anak saya.

Berpose dengan latar eksotisme Waduk Nglangon…




Saat memasuki lokasi waduk, kami tidak langsung menikmati wahana-wahana yang ditawarkan. Tapi terlebih dahulu menikmati panorama di sekitar waduk. Melihat bentangan air dan hamparan areal persawahan nan hijau.

Maka, spot menarik pertama ketika berkunjung ke Waduk Nglangon adalah berfoto dengan latar bentangan air di Waduk Nglangon yang aduhai. Sayang, kami datang saat terik matahari sedang garang-garangnya, sehingga suasana cukup panas. Tapi itu tidak mengurangi kekhidmatan kami menikmati suasana Waduk Nglangon, meski waktu sore barangkali adalah waktu yang jauh lebih pas untuk menikmati suasana Waduk Nglangon lebih cantik dan eksotik.

(2) Spot Foto Berlatar Tulisan “Love”

Setelah puas menikmati suasana waduk dan jeprat-jepret seperlunya, ternyata di bawah lembah ada satu spot yang sepertinya dibuat sebagai spot berfoto untuk para pengunjung sebagai kenangan. Spot itu berupa tulisan “Love”. Bagus sih, tapi menurut saya akan lebih berkesan kalau spot itu bertuliskan “Waduk Nglangon” atau apalah, yang penting ada tulisan Waduk Nglangon-nya.

Waduk Nglangon Kradenan
Berpose dengan anak lanang…

Memang telah ada spot tulisan Waduk Nglangon tapi posisi dan tempatnya sulit untuk dijadikan sebagai background berfoto-foto.

(3) Naik Becak Air dan Perahu Keliling Waduk

Setelah sesi foto-foto selesai, kami pun lalu menuju ke lokasi waduk untuk menjajal wahana baru yang disediakan oleh pengelola wisata Waduk Nglangon, yakni naik perahu dan becak air.

Menurut informasi yang saya peroleh dari salah seorang penjual tiket di lokasi, wahana ini baru diadakan sejak setahun yang lalu. Pantesan saat dua tahun lalu saya datang ke sini belum ada hehe…

Ternyata  hanya saya berdua, saya dan anak saya yang laki-laki yang tertarik untuk menjajal spot baru itu, tapi kami berdua tidak sepakat apakah naik becak air atau naik perahu. Akhirnya, kami memutuskan sesuai pilihan masing-masing. Anak laki-laki saya naik becak air yang berbentuk bebek atau angsa sesuai keinginannya, sementara saya lebih enjoy memilih naik perahu.

Waduk Nglangon Kradenan
Anak laki-laki saya memilih naik becak air…
Waduk Nglangon Kradenan
Berselfie sebelum perahu berlayar…
Sebuah jepretan dari atas perahu…




Kenapa saya memilih naik perahu? Karena perahunya dikemudikan pakai tenaga mesin, sementara naik becak air harus mengayuh. Capek kali hehe. Apalagi naik perahu keliling waduk hanya bayar tiket Rp 5 ribu per orang. Sedang naik becak air, sudah capek, bayarnya Rp 15 ribu per becak untuk durasi 20 menit hehe…

Mungkin becak lebih cocok untuk muda-mudi kali ya hehe…

Benar saja, bagi saya, naik perahu keliling waduk rasanya begitu aduhai. Damai rasanya di tengah-tengah perairan. Sejuk oleh tiupan sepoi angin meski matahari tengah terik.

Bila berkunjung ke Waduk Nglangon, recommended deh untuk naik perahu. Murmer lagi haha..

(4) Kolam Renang Waduk Nglangon

Sementara saya dan anak lanang memilih menikmati suasana eksotik di atas perairan waduk dengan naik perahu dan becak air, istri dan kedua anak perempuan saya lebih memilih ciblon (bhs Jawa: bermain air) di kolam renang. Hanya kedua anak saya sih yang ciblon, sementara istri saya hanya menunggui.

Waduk Nglangon Kradenan
Kedua anak perempuan saya ciblon di kolam renang waduk Nglangon…

Bila becak air dan perahu diadakan sejak setahun lalu, beda dengan wahana kolam renang yang baru dibuka sejak lebaran tempo hari atau sekira dua bulan lalu. Jadi boleh dikata termasuk spot baru di wisata Waduk Nglangon. Tiket bisa menikmati permainan air di kolam renang Waduk Nglangon hanya Rp 7 ribu per orang.

(5) Berfoto di “Pulau Kecil” di Tengah Waduk Nglangon

Selain 4 spot di atas, ternyata ada satu spot lagi yang sebenarnya menarik dan melambai-lambai untuk dicoba, yakni berfoto di semacam “pulau kecil” yang berada di tengah-tengah perairan Waduk Nglangon. Apalagi di “pulau” itu, oleh pengelola, telah diberi spot tulisan “Nglangon” sehingga di sinilah tempat yang pas untuk mengabadikan sepenggal kenangan di Waduk Nglangon 🙂

Waduk Nglangon Kradenan
Pulau kecil di tengah waduk…




Sayangnya, karena waktu yang terbatas, kami belum bisa menikmati eksotisme singgah di “pulau kecil” ini. Barangkali di lain waktu….

Jadi, itulah 5 spot dan wahana yang bisa dinikmati bila berkunjung ke objek wisata baru Waduk Nglangon. Selamat mencoba. Jangan lupa bahagia.* (Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)

Komentar Facebook
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *