Pelaku Wisata Grobogan Eksplor Wisata Air Sungai Tuntang Kedungjati




Suasana sarasehan “Optimalisasi Pengembangan Potensi Wisata Air Sungai Tuntang Kedungjati”. Foto oleh Kang Asti

Potensi wisata petualangan air di sungai Tuntang Kecamatan Kedungjati dieksplor oleh para pegiat wisata yang tergabung dalam komunitas Pelaku Wisata Grobogan (PWG). Eksplorasi terangkum dalam kopdar dan sarasehan yang digelar di Balai Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, pada Kamis (12/10) dengan mengangkat tema “Optimalisasi Pengembangan Wisata Petualangan Air Sungai Tuntang Kedungjati”.

Salah satu inisiator PWG Bagus Saputro menyatakan, sarasehan bertujuan untuk memberikan dukungan dan curah gagasan terkait pengembangan potensi wisata rafting dan river tubing di sungai Tuntang Kedungjati. Ternyata, di Kabupaten Grobogan juga ada potensi wisata arung jeram yang tak kalah menarik dengan daerah lain seperti Banjarnegara dan Magelang. Sehingga potensi wisata ini perlu didukung untuk dikembangkan lagi sehingga menjadi destinasi wisata yang populer dan favorit di masa yang akan datang.



Menurut Bagus, sejauh ini potensi wisata rafting dan river tubing telah mulai dikembangkan oleh beberapa anak muda dari Dharma Raja Adventure bekerja sama dengan para pemuda setempat. Mereka membutuhkan dukungan terkait banyak hal dalam pengembangannya agar lebih maksimal lagi.

Sekretaris Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Grobogan, Drs. Samhudyanto, yang hadir dalam sarasehan tersebut mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh para pegiat wisata yang telah mengangkat potensi wisata sungai Tuntang dengan menjadikannya sebagi arena wisata air yakni rafting dan river tubing. Ini menunjukkan Kabupaten Grobogan memiliki banyak potensi wisata yang masih tersembunyi dan perlu untuk dikembangkan. Pihaknya mendukung sekali upaya-upaya pengembangan potensi wisata di Kabupaten Grobogan.

Rafting di Sungai Tuntang yang sangat menantang. Foto dari Dharma Raja Adventure
Serunya River Tubing Sungai Tuntang Kedungjati. Foto dari Dharma Raja Adventure

Sementara Abdul Rozaq dari Dharma Raja Adventure menyatakan, sungai Tuntang di Kedungjati memiliki potensi wisata rafting yang sangat menarik dan menantang karena memiliki jarak tempuh cukup panjang yakni antara 16 kilometer hingga 19 kilometer.




“Tuntang Rafting  memiliki 2 pos pemberhentian, yaitu pos 16 km  dengan masa tempuh sekira 2 jam, dan pos 19 km dengan masa tempuh sekira 2,5 jam. Jalur itu melewati Desa Tempuran, Desa Ngombak, dan Desa Kedungjati. Kalau river tubing terletak di Desa Ngombak,” tuturnya.

Acara sarasehan dihadiri para pegiat PWG, Sekretaris Disporabudpar Samhudyanto, perwakilan Muspika Kedungjati, karangtaruna, pegiat komunitas I Love Kedungjati (ILK), pegiat Komunitas I Love  Gubug (KILG), dan stake holder terkait lainnya.

Moderator sarasehan yang juga salah seorang inisiator PWG  Badiatul Muchlisin Asti berharap acara ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata di Kabupaten Grobogan. Agar di masa mendatang Kabupaten Grobogan juga disegani karena memiliki destinasi wisata favorit yang bisa diandalkan.* (Kang Asti)

Komentar Facebook
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *