Resep Membuat Garang Asem yang Sedap dan Mantap

Garang Asem





Garang Asem adalah masakan berkuah segar khas Jawa Tengah yang disebut-sebut sebagai kuliner khas Kudus. Setidaknya, mendiang pakar kuliner Bondan Winarno sering menyebut itu dalam beberapa bukunya.

Saya menduga, penisbatan garang asem sebagai kuliner khas Kudus karena di Kudus memang ada sebuah rumah makan dengan sajian spesial garang asem yang enak dan sedap, yakni RM. Sarirasa di Jl. Agil Kusumadya 20 Jatikulon, Kudus.

Tapi, saya kurang sepakat, karena di Purwodadi, Grobogan, jejak kuliner ini bisa dijumpai dengan masa tempuh yang sudah sangat lama, setidaknya sejak tahun 1971, RM. Raharjo di Purwodadi sudah eksis, dan itu terekam di sejumlah buku yang saya baca. Jadi, garang asem boleh dikata merupakan kuliner yang umum dijumpai di Jawa Tengah seperti Semarang, Demak, Purwodadi, Solo, dan sekitarnya.

Pada realitanya, garang asem dipakai untuk berbagai jenis masakan dengan berbagai versinya. Namun, saya sepakat dengan pak Bondan, definisi yang pas untuk garang asem adalah “ayam kukus di dalam bungkus daun pisang dengan rasa asam-pedas”.



Jadi, garang asem adalah kuliner berupa ayam yang sudah dipotong-potong menjadi bagian-bagian kecil, seperti dada, sayap, dan kepala, yang dimasak dengan cara dibungkus daun pisang dan dikukus, atau dalam bahasa Jawanya digarang atau dipanaskan. Rasanya agak asem (asam) karena ada elemen tomat atau belimbing sayur di dalamnya. Proses dan cita rasa yang dihasilkan itulah, jadilah garang asem.

Setidaknya ada dua gagrak garang asem yang bisa kita jumpai, yakni versi Kudus dan Purwodadi yang kuahnya tanpa santan, dan versi Solo yang memakai santan. Berikut ini resep membuat garang asem tanpa santan bersi Kudus-Purwodadi yang enak dan mak nyus.

Bahan:

  • 2 ekor ayam kampung
  • 1 kg tomat hijau
  • ½ kg cabai rawit
  • ½ kg belimbing wuluh
  • 6 lembar daun salam

Bumbu:

  • 10 butir kemiri
  • 5 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • 1 jempol lengkuas

Cara:

  1. Ayam dipotong-potong. Tomat, cabai rawit, dan belimbing wuluh dirajang kasar.
  2. Semua bumbu diuleg halus, lalu ditumis sampai matang, dicampur dengan 2 litera air, matikan api.
  3. Campurkan rajangan cabai rawit, tomat, dan belimbing wuluh.
  4. Bungkus potongan ayam dengan campuran bumbu dan air di dalam daun pisang, masukkan 1 lembar daun salam ke dalam setiap bungkus, lalu kukus sekitar 2 jam sampai empuk.

Selamat mencoba!

*Sumber resep dari Hj. Yully, RM Sarirasa Kudus dalam 100 Mak Nyus Makanan Tradisional Indonesia oleh Bondan Winarno

(Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)



Komentar Facebook
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *