7 Kuliner Tradisional Paling Mak Nyus di Car Free Night Desa Bugel Godong




Sebuah event rakyat rutin setiap dua minggu sekali dihelat oleh warga Desa Bugel, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Event itu berupa car free night (CFN) yang dihelat di sepanjang Jl. R. Soeprapto, RT 04 dan RT 05 RW II desa setempat.

Menurut informasi yang saya peroleh, inisiasi dihelatnya CFN adalah sebagai upaya untuk meramaikan kampung sekaligus membangkitkan perekonomian warga. Event ini dilaksanakan setiap hari Sabtu pertama dan Sabtu ketiga setiap bulannya. Adapun CFN perdana terealisasi pada Sabtu, 20 Januari 2018 lalu.

CFN sendiri adalah perayaan di sepanjang jalan di malam hari dengan menutup akses kendaraan bermotor. CFN adalah bentuk lain dari car free day. Di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Solo, perayaan CFN digelar di setiap perayaan seperti malam tahun baru.

Pentas Anak Hebat di arena CFN persembahan dari LPIT Ilma Nafia Godong

Pelaksanaan CFN secara rutin di kampung merupakan terobosan genial yang patut diapresiasi. Terbukti di Desa Bugel, di setiap event CFN selalu dibanjiri warga. Warga Desa Bugel dan sekitarnya seolah tumplek blek di sepanjang Jl. R. Soeprapto, menikmati malam bebas kendaraan bermotor dan larut dalam suasana yang begitu meriah.

CFN Desa Bugel menjadi magnet wisata murah meriah. Tak hanya itu, CFN juga menjadi ajang mendulang rezeki. Tak sedikit warga Bugel yang menjadi pedagang dadakan, seperti pedagang busana, peralatan rumah tangga, aneka mainan anak, dan tentu saja pedagang makanan yang menjajakan beraneka rupa kuliner.

Terkhusus soal kuliner, banyak kreasi menu yang ditawarkan di arena CFN. Selain menu kekinian seperti bakso dan sosis bakar, martabak telur, dan kuliner populer seperti mi ayam, mi kopyok, dan bakso, saya mencatat setidaknya ada 7 kuliner tradisional yang menurut saya paling mak nyus dan laris manis tanjung kimpul di arena CFN Desa Bugel. Ke-7 kuliner tradisional itu adalah sebagai berikut:

1. Kerak Telur Khas Betawi

Kerak Telur Khas Betawi
Penjualnya sedang membuat kerak telurnya

Kerak telur adalah kuliner tradisional khas Betawi. Terbuat dari bahan meliputi beras ketan putih, telur ayam, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai,cabai merah, kencur, jahe, merica, garam, dan gula pasir.

Keren ya, kuliner asal Betawi itu hadir di CFN Desa Bugel, lengkap dengan gerobak pikul yang biasa digunakan oleh para penjual kerak telur asli Betawi. Bila ke CFN Desa Bugel, bisa mencicipi kuliner asli Betawi yang gurih dan mak nyus itu.

2. Opor Ayam dan Gudeg 81

Ini bukan opor ayam biasa, tapi opor ayam yang enak dengan cita rasa juara yang pernah saya rasakan. Cita rasanya mirip opor ayam Mbak Tum yang oleh pak Bondan Winarno dijuluki “Menpora Madame Tum” alias Menteri Opor Ayam Mbak Tum.

Warung opor ayam dan gudeg 81

Warung Opor Ayam dan Gudeg 81 setiap hari mangkal di dekat jembatan timur Pasar Godong (utara jalan). Tapi di setiap event CFN Desa Bugel juga selalu hadir menawarkan nasi opor ayam plus gudeg yang sungguh mak nyuss.

Seporsi nasi yang diberi gudeg, sambal krecek, dan daging ayam atau telur, lalu diguyur dengan kuah opor dan kuah areh yang gurih dan mlekoh, sungguh rasanya begitu menggoda di lidah. Bila berkunjung ke CFN Desa Bugel, silahkan menyantap kelezatannya.

3. Swike Ayam

Swike Ayam Bu Arma
Swike ayam tak kalah lezat

Ini kuliner khas Purwodadi Grobogan yang paling populer. Sebenarnya komponen utama swike menggunakan daging kodok. Namun, menurut fiqh Islam, daging kodok haram dikonsumsi. Karena itulah, warga Grobogan yang sebagian besar beragama Islam berkreasi dengan menu swike berbahankan daging ayam atau mentok. Menurut saya, swike ayam atau mentok tak kalah lezat. Halal lagi. Dan di CFN Desa Bugel, pengunjung bisa merasakan nikmatnya menyantap swike ayam Bu Arma yang mak nyuss.

4. Wedang Cemue

Wedang Cemue khas Pati

Minuman tradisional khas Pati ini hadir juga di CFN Desa Bugel lo. Wedang cemue dibuat dari gula jawa, santan, irisan kelapa, dan merica. Rasanya manis dan pedas. Nikmat sekali bila diseruput saat masih panas atau hangat.

Di CFN Desa Bugel, pengunjung bisa menikmati sensasi minum wedang cemue sembari menyantap pecel puli, getuk pisang, atau aneka gorengan.

5. Wedang Coro



Stan Wedang Coro khas Pati

Wedang Coro yang juga disebut-sebut sebagai minuman tradisional khas Kabupaten Pati juga hadir di CFN Desa Bugel. Wedang Coro hampir mirip dengan bir pletok, minuman tradisional khas Betawi.

Wedang coro terbuat dari santan yang diberi gula dan aneka rempah-rempah seperti serai, kunyit, kayu secang, jahe dan cengkeh. Rasanya juga saat nikmat saat dimunim selagi panas atau hangat.

6. Tahu Goreng

Tahu Walik
Tahu Melotot
Stan Serba Tahu

Tahu goreng yang hadir di CFN Desa Bugel bukan tahu goreng biasa, tapi tahu goreng yang telah dikreasi. Seperti tahu walik dan tahu melotot. Sebenarnya tahu walik itu sejenis tahu bakso alias tahu yang di dalamnya diberi bakso. Hanya saja, pada tahu walik, kulit tahunya dibalik dan agak tipis, sehingga terasa lebih krispi setelah digoreng.

Adapun tahu melotot adalah sejenis tahu mercon atau ‘tahu jeletot’ dalam istilah orang Bandung. Tahu melotot di dalamnya diisi ayam yang dibumbu super pedas. Dinamakan tahu melotot, karena yang menikmati tahunya bisa saja sampai melotot karena kepedasan hehe..

Ada-ada saja ya…

7. Sate Jamur

Stan Sate Jamur
Sate jamurnya lezat

Sate berbahan jamur tiram ini hadir di CFD Desa Bugel. Jamur jenis jamur tiram memang biasa dibuat menu sate. Cita rasanya lezat, mirip sate ayam dengan dibumbui saus sambal kacang tanah yang gurih dan legit. Dinikmati dengan lontong yang lembut, sate jamur tiram terasa sangat lezat. Bila hadir di CFD Bugel, bisa dicoba menikmati kuliner sate jamur ini. Recommended deh!

* * *

Itulah 7 kuliner tradisional paling mak nyus yang bisa dinikmati saat berkunjung di CFD Desa Bugel. Selebihnya ada banyak pilihan lainnya, dipilih aja sesuai selera. Yuk, ke CFD Desa Bugel!

(Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)



Komentar Facebook
Rating: 5.0/5. From 2 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *