20 Destinasi Wisata Grobogan Paling Recomended Dikunjungi (1)




Selain kaya khasanah kuliner, Kabupaten Grobogan juga kaya akan objek wisata. Dan kekayaan wisata Grobogan termasuk komplit. Ada wisata berbasis eksotisme panorama alam yang indah, wisata religi, wisata petualangan air, wisata keajaiban alam (geologi), wisata sejarah kepurbakalaan, dan sebagainya.

Puluhan objek wisata Grobogan itu tersebar di berbagai kecamatan, dengan beragam daya tarik dan pesonanya. Sebagian telah menjadi destinasi wisata favorit dan menjadi andalan wisata Grobogan. Berikut ini 20 destinasi wisata Grobogan paling hits dan direkomendasikan untuk menjadi jujugan wisata:

Wisata Eksotisme Alam

1. Jatipohon Indah (JPI)

Pengunjung berpose di sebuah sudut di Jatipohon Indah (JPI). Foto oleh kang Asti

Sesuai namanya, objek wisata ini berada di Desa Sumber Jatipohon, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan. Dulu, objek wisata ini bernama Bukit Pandang Jatipohon, tetapi sebuah brand baru bernama Jati Pohon Indah (JPI) diperkenalkan saat launching Desa Wisata Jatipohon pada 3 September 2016. Selain masih mengandalkan eksotisme view panorama Kota Purwodadi dari atas gunung kapur Kendeng Utara, juga menawarkan eksotisme pemandangan dari atas puncak bukit lamping, yang pengunjung bisa berswafoto dengan latar pemandangan yang indah dan menawan.

Baca juga: Jatipohon Indah (JPI), Destinasi Wisata Favorit di Kabupaten Grobogan

2. Goa Lawa dan Gua Macan

Seorang pengunjung berswafoto di depan goa. Foto dari wisata-grobogan.com

Secara geografis, Kabupaten Grobogan terletak di antara pegunungan kendeng utara dan kendeng selatan, sehingga banyak dijumpai goa-goa dengan stalaktit dan stalakmit yang mempesona serta suhu udara yang sejuk. Di antara goa-goa yang recomended untuk dikunjungi dan telah dikelola sebagai destinasi wisata di Kabupaten Grobogan adalah Goa Lawa dan Goa Macan yang terletak di Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan, berjarak sekira 15 kilometer dari Kota Purwodadi. Di kedua goa yang berada dalam satu kompleks itu, pengunjung bisa menjelajah masuk ke dalam goa dengan eksotika nan kaya pesona.

3. Air Terjun Gulingan

Air Terjun Gulingan. Foto oleh Kang Asti




Masih di Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan, tepatnya di Dusun Sandi, terdapat juga wisata alam yang sangat eksotis, yakni air terjun gulingan. Air terjun gulingan ini boleh dikata semacam ‘surga tersembunyi’ yang dimiliki wisata Grobogan. Sehingga meski sejauh ini belum dikelola dengan maksimal, namun banyak pengunjung yang datang ke air terjun ini.

4. Cindelaras

Treetop Adventure Cindelaras. Foto oleh Pakde Jumadi

Tak hanya air terjun Gulingan surga tersembunyi di Kabupaten Grobogan, namun ada juga objek wisata Cindelaras yang menawarkan eksotika ‘surga tersembunyi’ di tengah hutan. Wisata Grobogan ini sebenarnya telah ada sejak tahun 1980-an lalu, namun sepi pengunjung karena akses yang sulit dan kurangnya perawatan. Sehingga objek wisata ini mangkrak lama.

Kini Cindelaras mulai dikelola kembali sebagai destinasi wisata Grobogan oleh insan-insan kreatif. Menawarkan konsep kekinian yang wow, antara lain menawarkan ajang uji nyali treetop adventure, camping ground, dan spot-spot swafoto dengan latar panorama alam yang indah dan menawan. Ohya, objek wisata Cindelaras berlokasi di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh.

5. Air Terjun Widuri

Air Terjun Widuri. Foto oleh kang Asti

Air terjun Widuri berlokasi di Dusun Widuri, Desa Kemadohbatur, Kecamatan Tawangharjo.
Berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota Purwodadi atau -+ 10 kilometer dari perempatan Ngantru (Tawangharjo) ke arah utara. Air terjun Widuri menawarkan keelokan air terjun alami. Di objek wisata ini, pengunjung bisa menikmati hawa yang sejuk dan indahya air terjun alami setinggi sekitar 12 meter, serta panorama indah di sekitarnya. Cocok juga sebagai tujuan wisata bagi para penyuka fotografi.

Baca juga: 5 Tempat yang Eksotis dan Menarik Dikunjungi di Kecamatan Tawangharjo, Grobogan

Wisata Religi

6. Makam Ki Ageng Tarub

Gerbang makam Ki Ageng Tarub. Foto oleh Kang Asti

Makam Ki Ageng Tarub atau populer dengan nama Jaka Tarub berada di Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo. Tokoh ini lekat dengan legenda Tujuh Bidadari. Dalam cerita legenda yang dituturkan secara turun temuran disebutkan, salah satu bidadari yang mandi di sebuah telaga atau sendang, salah satunya yang kemudian diketahui bernama Nawangwulan, diperistri oleh Jaka Tarub. Dari perkawinan itu, keduanya dikaruniai seorang putri cantik bernama Nawangsih. Makam Ki Ageng Tarub banyak dikunjungi peziarah dan peminat wisata religi. Di desa tempat makam Ki Ageng Tarub ini pula terdapat agrowisata belimbing yang kini juga termasuk destinasi wisata favorit Kabupaten Grobogan yang mulai populer. Jadi, peziarah bisa mampir di agrowisata tersebut. Atau sebaliknya.

7. Makam Ki Ageng Selo

Makam Ki Ageng Selo. Foto oleh Kang Asti

Tokoh besar legendaris yang merupakan moyang dari raja-raja Mataram ini dikenal kesaktiannya karena mitos yang berkembang bahwa Ki Ageng Selo telah berhasil menangkap petir dengan tangan kosong. Makamnya yang berada di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo. setiap hari banyak didatangi oleh peziarah dari berbagai daerah, terutama di malam Jumat. Di kompleks makam terdapat almari yang berisi lentera api yang konon apinya berasal dari petir yang ditangkap oleh Ki Ageng Selo. Juga terdapat Pohon Gandri/Gandrik yang konon dijadikan tempat mengikat petir yang ditangkap.

Baca juga:

-Berziarah ke Makam Ki Ageng Selo, Menyusuri Jejak Sang Penangkap Petir (1)

Berziarah ke Makam Ki Ageng Selo, Menyusuri Jejak Sang Penangkap Petir (2)

Wisata Kejaiban Alam/Geologi

8. Bledug Kuwu

Letupan bledug Kuwu. Foto oleh kang Asti

Obyek wisata Bledug Kuwu terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Berada di areal seluas sekitar 45 hektar dan berjarak kurang lebih 28 km ke arah timur dari pusat kota Kabupaten Grobogan di Purwodadi. Secara reputasi, objek wisata ini sudah cukup populer. Namanya sudah menasional. Bahkan menginternasional. Obyek wisata ini berupa fenomena kawah  lumpur (mud volcano) yang meletup dengan menimbulkan bunyi menyerupai suara meriam yang terdengar dari kejauhan. “Bledug..bledug..bleduk..” demikian bunyi suara ledakan lumpur itu secara periodik setiap durasi beberapa menit. Suara itu yang membuat obyek wisata ini diberi nama Bledug. Sedang Kuwu adalah nama desa tempat obyek wisata ini berada.

Baca juga: Merindukan (Kembali) Pesona Objek Wisata Bledug Kuwu

9. Api Abadi Mrapen

Api Abadi Mrapen. Foto oleh Kang Asti




Api Abadi Mrapen sebagaimana objek wisata Bledug Kuwu merupakan objek wisata yang memiliki reputasi nasional. Objek wisata ini terletak di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong. Letak obyek wisata ini mudah dijangkau karena terletak di tepi jalan raya Purwodadi-Semarang, berjarak sekitar 26 km dari Kota Purwodadi. Api Abadi Mrapen sendiri merupakan obyek wisata berupa fenomena alam munculnya api dari tanah yang konon tidak pernah padam sekalipun terguyur hujan. Di obyek wisata ini juga ada kolam yang berisi air yang meletup-letup seperti air yang sedang mendidih, namun airnya tidak panas. Kolam itu dikenal dengan nama Sendang Dudo. Di objek wisata ini juga ada sebuah batu bobot yang beratnya kurang lebih 20 kg yang diyakini merupakan peninggalan Sunan Kalijaga pada abad XV.

Baca juga: Objek Wisata Api Abadi Mrapen, Dulu dan Kini

10. Produksi Garam Jono

Melihat proses pembuatn garam di Desa Jono. Foto dok Kang Asti

Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo, dijuluki “Kota Garam” karena di desa ini terdapat tempat produksi garam. Sungguh unik, karena desa ini jauh dari laut. Desa Jono telah ditetapkan sebagai salah satu Desa Wisata di Kabupaten Grobogan. Sentra produksi garam Jono menarik untuk dikunjungi. Pengunjung bisa melihat proses pembuatan garam yang masih dilakukan secara tradisonal.

(Kang Asti, www.jatengnyamleng.com, bersambung)

Baca artikel selanjutnya: 20 Destinasi Wisata Grobogan Paling Recomended Dikunjungi (2)

Komentar Facebook
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *