Bakmi Mbah Kenci, Kuliner Mi Legendaris di Kabupaten Grobogan

Bakmi Mbah Kenci

Di blog ini, saya sudah menulis dan menceritakan tentang Bakmi Mbah Nggolo yang legendaris di Kabupaten Grobogan. Namun masih ada yang terlewat dan belum saya sebut, yakni Bakmi Mbah Kenci, yang juga legendaris.

Baca: Bakmi Mbah Nggolo, Enaknya Melegenda Sejak Tahun 1967

Antara Bakmi Mbah Nggolo dan Bakmi Mbah Kenci terdapat kesamaan. Pertama; keduanya dirintis oleh perantau asal Solo. Ya, baik Mbah Nggolo maupun Mbah Kencil berasal dari Solo yang merantau ke Wirosari. Karena itu jangan heran kalau cita rasa bakmi keduanya sangat identik alias mirip.




Kedua; sama-sama menjadikan Wirosari sebagai lokus dan episentrum jualannya. Sehingga di Wirosari, kedua bakmi ini sama-sama legendaris. Sama-sama populer dan fenomenal dengan pelanggan dan penggemarnya masing-masing hingga kini.

Ketiga; sama-sama sudah wafat dan kemudian mewariskan usaha kuliner bakminya kepada anak-anaknya.

Bedanya, saat ini warung makan dengan brand Bakmi Mbah Nggolo, sependek yang saya tahu, hanya dapat dijumpai di bekas stasiun kereta api Wirosari. Selebihnya, anak-anak Mbah Nggolo jualan di tempat lain, tetapi tidak memakai brand Mbah Nggolo. Setidaknya, informasi itu saya peroleh dari Ghufira, cicit Mbah Nggolo yang kini ikut mengelola Warung Bakmi Mbah Nggolo di bekas stasiun Wirosari.

RM. MBah Kenci di Jl. DI Panjaitan Purwodadi, dikelola oleh Ibu Suryati, anak Mbah Kenci ke-6. Foto oleh Kang Asti
Bu Suryati sedang menyiapkan bakmi untuk pelanggannya di RM Mbah Kenci Jl. DI Panjaitan, Purwodadi. Foto oleh Kang Asti




Adapun anak-anak Mbah Kenci yang berjumlah sembilan anak, mereka membuat warung bakmi dengan tetap menggunakan brand Mbah Kenci.  Maka, jangan heran bila kita banyak menjumpai warung  bakmi Mbah Kenci di berbagai titik di Kabupaten Grobogan. Setidaknya, di Wirosari dan di Purwodadi kita bisa menjumpai warung bakmi Mbah Kenci, yang dikelola anak-anak (generasi kedua), bahkan cucunya (generasi ketiga).

Di Wirosari, Bakmi Mbah Kenci bisa kita jumpai di bekas Stasiun Wirosari, kemudian di Jambangan Timur (dekat gereja), dan bila malam hari bisa dijumpai mangkal di perempatan Wirosari. Semuanya dikelola oleh anak-anak Mbah Kenci.

Citarasa Bakmi Mbah Kenci yang lezat, otentik, dan khas. Foto oleh kang Asti

Di Purwodadi, salah satu warung bakmi Mbah Kenci dapat kita jumpai di Jl. DI Panjaitan, sebelah selatan RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi. Rumah makan ini dikelola oleh Ibu Suryati yang merupakan anak ke-6 Mbah Kenci. Kepada saya, Bu Suryati menyatakan, ia sudah membuka rumah makan Mbah Kenci di Jl. DI Panjaitan Purwodadi sejak sekira 8 tahun yang lalu, yakni sekira tahun 2010.




Menu andalannya tetap bakmi, baik versi goreng maupun rebus (godhog), dengan tetap mempertahankan resep asli warisan Mbah Kenci yang bernama asli Soedirjo. Citarasa bakmi Jawa yang lezat, enak, otentik, dan khas. Sehingga, sebagaimana bakmi Mbah Nggolo, bakmi Mbah Kenci juga banyak pelanggan dan penggemarnya hingga kini.* (Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)

 

Komentar Facebook
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *