Resep Getuk Goreng Khas Sokaraja Banyumas yang Enak dan Legit

0
Resep Cara Membuat Getuk Goreng Sokaraja

Cara Membuat Getuk Goreng Sokaraja

Getuk goreng adalah penganan tradisional Indonesia yang merupakan oleh-oleh khas Sokaraja, Banyumas. Terbuat dari singkong yang dibumbui gula jawa, menjadikan penganan ini rasanya manis dan gurih.

Getuk goreng ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 1918 oleh seorang penjual getuk keliling di daerah Sokaraja. Pada saat itu getuk yang dijual tidak laku, sehingga ia mencari akal agar getuk tersebut masih bisa dikonsumsi. Getuk yang tidak habis dijual pada hari itu akhirnya digoreng dan dijual lagi. Ternyata, makanan baru tersebut digemari oleh para pembeli.



Saat ini getuk goreng dapat dengan mudah ditemui di sepanjang jalan di Sokaraja. Getuk yang digoreng juga bukan lagi getuk yang tidak laku dijual, melainkan sengaja dibuat untuk digoreng. Berikut ini resep membuat getuk goreng:

Bahan:

  • 1 kilo gram singkong
  • 250 gram gula jawa
  • 75 gram tepung beras
  • 1 sendok makan terigu
  • Garam secukupnya
  • Minyak goreng

Cara:

  1. Kupas singkong, buang sabutnya, lalu dipotong-potong dan direbus hingga matang.
  2. Iris halus gula jawa, lalu tambahkan sedikit air, kemudian rebus hingga gula melumat dan tercampur dengan air.
  3. Saat panas-panas, lumatkan singkong dan beri gula sedikit demi sedikit sampai tercampur dengan rata.
  4. Letakan getuk singkong di atas nampan, kemudian ratakan dengan tebal 2 centi meter, potong kotak-kotak dengan ukuran 5 x 4 centi meter atau menurut selera, sisihkan.
  5. Selanjutnya campurkan tepung terigu, tepung beras, garam, serta air secukupnya hingga adonan menjadi cukup kental.
  6. Panaskan minyak, lalu celupkan getuk ke dalam adonan terigu sebelum proses penggorengan .
  7. Jika sudah dicelukan ke adonan terigu, goreng getuk singkong ke dalam minyak yang cukup panas hingga warna berubah menjadi kekuning-kuningan.
  8. Angkat dan tiriskan. Getuk goreng siap dinikmati.

(Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)



Resep Cara Membuat Roti Ganjel Rel Khas Semarang

1
Resep Membuat Roti Ganjel Rel Khas Semarang

Semarang tidak hanya kondang dengan oleh-oleh khasnya seperti lunpia dan wingko babat, namun ada satu oleh-oleh khas Semarang yang begitu unik sekaligus ikonik, yaitu roti ganjel rel.

Seperti dalam buku Semarang Lintasan Sejarah dan Budaya karya Djawahir Muhammad (2016), ganjel rel adalah roti berwarna coklat yang di atasnya dilapisi wijen dan rasanya manis. Ia merupakan makanan khas Semarang yang populer di masa lalu.



Dinamakan ganjel rel karena selain teksturnya yang bantat, juga bentuknya yang menyerupai ganjel rel (bantalan rel). Rasanya manis karena menggunakan campuran gula aren. Cocok sekali untuk teman minum teh. Berikut ini resep cara membuat roti ganjel rel yang enak dan lezat:

Bahan:

  • 200 gram gula merah (cairkan dan dinginkan)
  • 75 mili liter air
  • 350 gram tepung terigu protein sedang
  • 150 gram tepung roti
  • 50 gram gula pasir
  • ½ sendok teh dosa
  • ½ sendok teh baking powder
  • 1 sendok teh bubuk kayu manis
  • 1 butir telur
  • 100 gram margarin
  • Wijen secukupnya

Cara:

  1. Campurkan gula merah, tepung terigu, tepung roti, gula pasir, telur, soda, baking powder, dan kayu manis dalam satu wadah.
  2. Masukkan margarin, uleni hingga semua tercampur rata.
  3. Bentuk bulat besar dan tutup dengan kain basah atau plastik. Diamkan selama 30 menit agar adonan mengembang.
  4. Masukkan adonan ke dalam loyang yang telah diolesi margarin. Kemudian olesi permukaan adonan dengan air.
  5. Taburkan wijen di atasnya, biarkan wijen menempel dengan bantuan air yang telah dioleskan.
  6. Panggang dalam oven panas bersuhu 160 derajat celcius selama 30 menit hingga matang.

Selamat mencoba!*

(Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)



Resep Cara Membuat Tahu Bakso Khas Ungaran Semarang yang Enak

0




Tahu bakso adalah penganan tradisional yang memadukan tahu dan bakso. Tahu bakso yang terkenal berasal dari Ungaran, Semarang, dan telah menjadi oleh-oleh khas yang amat disukai. Berikut ini resep membuatnya:

Bahan:

  • Tahu pong atau tahu yang sudah digoreng dan dalamnya bolong
  • 250 gram daging sapi, giling
  • 250 gram fillet dada ayam, digiling halus
  • 100 gram tepung tapioka (kanji)
  • 2 putih telur

Bumbu:

  • 5 siung bawang putih
  • 1 sendok makan bawang merah goreng
  • 1 sendok teh merica butiran
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 ½ sendok teh garam (sesuai selera)


Cara:

  1. Pembuatan adonan bakso: haluskan semua bumbu. Siapkan wadah, masukkan daging sapi, daging ayam, dan  bumbu yang sudah dihaluskan. Uleni adonan hingga tercampur rata. Masukkan putih telur dan tepung tapioka, uleni lagi hingga tercampur rata.
  2. Masukkan adonan bakso ke dalam tahu pong yang sudah dibelah satu sisinya.
  3. Panaskan air dalam dandang yang sudah ditambah sedikit garam dan bawang putih halus.
  4. Setelah semua adonan bakso dimasukkan ke dalam tahu dan air sudah mendidih, masukan tahu-tahu yang sudah diisi adonan bakso tersebut ke dalam dandang yang berisi air mendidih tersebut dan kukus sampai matang, kira-kira 20 menit.
  5. Tiriskan tahu bakso, siap dihidangkan.

Selamat mencoba!*

Resep Cara Membuat Wingko Babat Khas Semarang yang Enak dan Legit

2




Wingko atau sering disebut juga Wingko Babat adalah makanan tradisional khas Indonesia. Wingko adalah sejenis kue yang terbuat dari kelapa muda, tepung beras ketan, dan gula. Wingko yang paling terkenal dibuat di Semarang dan sebagai oleh-oleh khas Kota Atlas ini. Ini menyebabkan banyak orang yang mengira bahwa wingko juga berasal dari kota ini. Meskipun demikian, wingko babat sebenarnya berasal dari Babat, yakni sebuah daerah kecil di Lamongan, Jawa Timur. Berikut ini resep membuatnya:

Bahan:

  • 200 gram gula pasir
  • 150 gram santan kelapa kental dari ½ butir kelapa
  • ½ sendok teh garam
  • 1/6 sendok teh vanili bubuk
  • 150 gram tepung ketan
  • 200 gram kelapa parut kasar
  • Minyak goreng untuk mengoles

Cara:

  1. Larutkan gula pasir, garam, dan vanili bubuk di dalam santan . Panaskan sebentar lalu aduk hingga gula larut. Dinginkan, sisihkan.
  2. Campurkan tepung ketan dan kelapa parut. Aduk rata. Masukkan rebusan santan sedikit sedikit sambil diaduk rata.
  3. Bentuk bulat pipih. Panggang di atas wajan teflon yang sudah dioles tipis minyak goreng sambil dibolak-balik hingga matang.
  4. Angkat dan hidangkan selagi hangat.




 Tips:

  • Gunakan kelapa muda untuk membuat wingko. Kelapa tua lebih keras dan menghasilkan tekstur yang lebih liat.
  • Jika tidak ingin menggunakan vanili dan menginginkan aroma asli wingko babat, caranya adalah melapisi panggangan dengan daun pisang di atas dan di bawah adonan. Selain menambah aroma, daun pisang menjadikan wingko mengkilat.
  • Cara membuat wingko khas yang lainnya adalah tanpa tambahan bahan cair apapun baik air atau santan. Caranya adalah mencampurkan parutan kelapa di wadah bekas memarut dan campur dengan gula pasir. Aduk dengan tangan hingga lumer atau keluar air dari adonan. Hal ini dipercaya menciptakan aroma wingko yang lebih otentik.

Selamat mencoba!!!

(Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)

 

Resep Tahu Gejrot Khas Cirebon yang Enak dan Sedap

0
Tahu gejrot
Tahu gejrot

Tahu gejrot adalah kuliner atau jajanan tradisional khas Cirebon, Jawa Barat. Kondimen tahu gejrot terdiri dari tahu putih yang digoreng kemudian dipotong kotak kecil lalu dimakan dengan kuah yang bumbunya terdiri dari cabai, bawang putih, bawang merah, dan gula. Sausnya yang juga diberi kecap, garam, dan air asam jawa, membuat citarasanya gurih, asem, manis, dan

Artikel Populer

Artikel Favorit

Menyantap Sup Ikan Gindara di Warung Mekar Asri Karangawen; Seger, Gurih,...

Menyebut ikan gindara barangkali masih banyak yang asing. Bahkan, banyak yang belum mendengarnya. Hayo ngaku...hehe.... Namun, ikan laut yang mirip ikan tongkol ini—baik dalam...
error: Content is protected !!