Jatipohon Indah (JPI), Destinasi Wisata Favorit di Kabupaten Grobogan

0




Nama Jatipohon sebagai sebuah objek wisata di Kabupaten Grobogan sudah populer sejak saya remaja, bahkan sejak saya masih kecil. Lamat-lamat ketika itu saya dengar kabar bahwa dari objek wisata ini kita bisa melihat view Kota Purwodadi. Saya belum membuktikannya ketika itu, baru setelah dewasa saya beberapa kali berkesempatan berkunjung ke Jatipohon.

Kini wisata Jatipohon semakin menggeliat. Dulu, sependek ingatan saya, objek wisata Jatipohon dikenal dengan nama Bukit Pandang Jatipohon. Karena dari perbukitan Jatipohon ini, pengunjung bisa melihat Kota Purwodadi sejauh mata memandang.

Sebuah brand baru, yakni Jatipohon Indah (JPI) diperkenalkan ke publik saat launching Desa Wisata Jatipohon pada 3 September 2016 lalu.  Selain masih mengandalkan eksotisme view panorama Kota Purwodadi dari atas gunung kapur Kendeng Utara, Jatipohon Indah (selanjutnya disebut JPI) juga menawarkan eksotisme pemandangan dari atas puncak bukit lamping, yang pengunjung bisa berswafoto dengan latar pemandangan yang indah dan menawan, serasa berada di atas awan.

Berfoto dengan latar panorama yang indah. Foto Kang Asti




Pada Sabtu (17/3/2018), yang bertepatan dengan libur Hari Raya Nyepi, saya bersama keluarga, berkesempatan piknik ke JPI. Ini pertama kalinya saya ke JPI dengan membawa keluarga. Pada kunjungan yang terakhir ke JPI, saya bersama teman-teman komunitas Grobogan Corner (GC), saat itu JPI belum dilaunching sebagai Desa Wisata.

Panorama dari Bukit Lamping

Di JPI, pengunjung bisa melihat view Kota Purwodadi dari objek wisata ini. Panorama yang sulit kita temukan di tempat lain. Tak sekedar itu, saat ini JPI juga menawarkan  sensasi menjelajah bukit lamping. Dengan tiket Rp 5 ribu per orang, pengunjung bisa menjelajah naik ke bukit lamping. Sebelum pendakian ke bukit lamping, pengunjung bisa berswafoto dulu di spot-spot yang sudah disediakan.

Berfoto dengan latar pemandangan yang menawan di puncak bukit lamping. Foto oleh kang Asti

Sementara pengunjung anak-anak bisa bermain-main di area permainan yang telah disediakan. Ada jungkat-jungkit, ayunan, dan sebagainya. Setelah itu, baru mulai pendakian.  Jangan khawatir, bukitnya tidak terlalu tinggi kok. Juga sudah dibuatkan anak tangga, sehingga memudahkan pengunjung menuju ke puncak bukit.

Di puncak bukit lamping, pengunjung bisa melihat view yang indah. Panorama dari atas bukit yang mempesona. Juga bisa berfoto-foto di spot-spot yang telah disediakan. Dari panggung pohon, pengunjung bisa berfoto dengan latar awan yang menawan. Juga ada spot foto kupu-kupu dan spot-spot lainnya yang tak kalah asyik.

City View, Penginapan yang Bersejarah




Di kompleks wisata Jati Pohon Indah (JPI) juga dilengkapi sejumlah homestay, lebih tepatnya penginapan. Salah satunya adalah City View, sebuah bangunan yang menyimpan sejarah penting. Sebuah sumber menyebutkan, bangunan lama bergaya Eropa yang terdapat di kompleks Jatipohon Indah (JPI) itu pernah ditempati Perdana Menteri Indonesia ke-9 Burhanuddin Harahap bersama keluarganya selama hampir setahun lamanya.

City View Jati Pohon. Penginapan yang bersejarah. Foto oleh Kang Asti

Burhanuddin tinggal di rumah itu sekira tahun 1960 karena masalah politik, lebih tepatnya berstatus sebagai tahanan politik di era Orde Lama. Selama Burhanuddin bertempat di rumah itu, sekitar bangunan dijaga aparat keamanan. Kebutuhan sehari-hari Burhanudin dilayani oleh seorang warga setempat bernama Rasmin.

Sesuai tulisan yang tercetak di tembok depan sisi kiri, bangunan rumah itu selesai dibangun pada tanggal 13 Oktober 1935 oleh seorang pengusaha keturunan Tionghoa dari Purwodadi bernama Tan Liong Pin. Tan Liong Pin membuat bangunan itu untuk tempat istirahat, dengan view panorama alam yang menawan.

Pada tahun 1950, bangunan itu dijual kepada perusahaan kayu milik negara yang kini bernama Perum Perhutani. Oleh pihak Perhutani, bangunan rumah bergaya Eropa dengan beberapa kamar itu dijadikan tempat penginapan dengan nama ‘City View Jati Pohon’.

Berenang di Langen Sari

Berenang di air yang jernih di kolam renang Langen sari komplek Jatipohon Indah (JPI). Foto oleh Kang Asti




Satu lagi wahana di kompleks Jatipohon Indah (JPI), yakni kolam renang Langen Sari yang terletak di samping City View. Hanya kolam renang sih, bukan wahana air dengan aneka permainan seperti yang biasa ada di water park atau waterboom.

Tapi keistimewaan di kolam renang ini adalah airnya yang tidak mengandung obat. Melainkan air murni yang berasal dari sumber air Jatipohon yang segar dan jernih. Setiap seminggu sekali kolam itu dikuras dan dibersihkan, lalu dialirkan lagi air dari sumbernya. Terdapat setidaknya 2 jenis kolam renang yang dibedakan berdasarkan ketinggian air dan tingkatan usia. Yakni untuk anak-anak dan remaja/dewasa.

Nah, itulah sekilas profil objek wisata Jatipohon Indah (JPI) yang berlokasi di Desa Sumber Jatipohon, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan. Sebuah objek wisata berbasis panorama alam yang kini tengah menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Grobogan. Semoga bermanfaat.*(Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)

7 Resep Jamur Tiram Lezat Kaya Nutrisi

0

Jamur tiram merupakan bahan makanan bernutrisi dengan kandungan protein tinggi, kaya vitamin dan mineral, rendah karbohidrat, lemak, dan kalori. Kandungan itu menjadikan betapa jamur tiram bermanfaat bila dikonsumsi. Apalagi, jamur tiram bisa diolah menjadi aneka variasi kreasi hidangan yang lezat dan nyamleng. Sejak dari martabak, pepes, siomay, hingga nugget dan sate.

Mbak Ida, pecinta kuliner dan masak-memasak dari Ungaran, pada suatu kesempatan menjadi narasumber sesi materi “Olahan Kuliner dari Bahan Jamur Tiram” dalam Pelatihan Wirausaha Budidaya Jamur Tiram beberapa waktu yang lalu, yang diadakan oleh Balai Besar Pengembangan dan Perluasan Kerja Kemnaker RI bekerja sama dengan Yayasan Mutiara Ilma Nafia yang saya kelola, berbagi 7 resep lezat masakan dari bahan jamur tiram yang bisa dicoba.

Mbak Wida (tengah, berjilbab merah) saat memandu olahan masakan berbahan jamur tiram….




Sayangnya, karena waktu yang terbatas, Mbak Ida hanya berkesempatan mempresentasikan sekaligus mempraktikkan 4 resep saja. Namun tak ada salahnya bila saya bagikan ketujuh resep tersebut berikut ini:

1. Martabak Jamur

Martabak Jamur

Bahan:

  • Kulit lumpia
  • 1 kg jamur tiram
  • Daun bawang
  • ¼ kg telur
  • 2 bks kaldu bubuk
  • 1-2 bks merica bubuk
  • Minyak goreng

Cara:

  1. Jamur dan daun bawang dipotomg kecil-kecil
  2. Jamur direbus 5 menit, tiriskan.
  3. Campur semua bahan, siapkan kulit lumpia, isi dengan adonan.
  4. Goreng diatas teflon dengan minyak sedikit dengan api kecil sampai matang.

2. Siomay Jamur

Siomay Jamur

Bahan:

  • 1 kg jamur tiram
  • ½ kg tepung kanji
  • 2 ons tepung terigu
  • 6 siung bawah putihBawang
  • Ebi kering secukupnya
  • Terasi secukupnya
  • 1 butir telur
  • 5 sdm minyak goreng
  • 1 bungkus kaldu bubuk
  • Garam secukupnya
  • 1 sdm gula pasir

Cara:

  1. Jamur dipotong kecil-kecil, rebus 5 menit, tiriskan. Semua bumbu dihaluskan dan dicampur.
  2. Masukkan dalam cetakan, kukus kurang lebih 20 menit.
  3. Disajikan dengan kol, kentang, telur rebus, dan sambal kacang.
  4. Siomay bisa juga digoreng dan dimakan dengan saos.

3. Crispy Jamur

Crispy Jamur




Bahan:

  • 1 kg jamur tiram
  • ½ kg terigu
  • 2 ons maizena
  • 2 bks kaldu bubuk
  • Garam secukupnya

Cara:

  1. Jamur tiram disuwir kasar, direndam bumbu kaldu bubuk.
  2. Terigu dan maizena dicampur.
  3. Jamur ditiriskan dan peras campur dengan tepung kering.
  4. Goreng dengan minyak panas hingga kekuning-kuningan.

4. Pepes Jamur

Pepes Jamur

Bahan:

  • 1 kg jamur tiram
  • ½ butir kelapa muda parut
  • 7 siung bawang putih
  • Bawang merah 7siung
  • 5 buah cabe merah
  • 5 buah cabe rawit
  • 7 butir kemiri
  • 1 jari kunir
  • 1 butir telur
  • Daun pisang
  • 1 sdm gula pasir

Cara:

  1. Jamur disuwir kecil, semua bumbu dihaluskan. Campur semua bahan.
  2. Adonan dibungkus daun pisang dan kukus hingga matang sekitar 20 menitan.

5. Lumpia Jamur

Bahan:

  • 1 kg jamur tiram
  • 7 siung bawang putih
  • 7 butir kemiri
  • 2 butir telur
  • 1 bks merica bubuk
  • 1 bks kaldu bubuk
  • Kecap manis secukupnya
  • 1 sdm gula pasir
  • Garam secukupnya
  • Kulit lumpia secukupnya

Cara:

  1. Jamur tiram disuwir-suwir kecil, bumbu dihaluskan, dan ditumis sampai harum.
  2. Tambahkan telor, masukkan suwiran jamur, tambahkan kecap, air secukupnya, masak hingga air kering dengan api kecil.
  3. Siapkan kulit lumpia, isi dengan 1-2 sendok makan adonan jamur tadi, gulung perlahan sampai berbentuk seperti guling.
  4. Goreng dengan api sedang sampai matang.

6. Nugget Jamur





Bahan:

  • 1 kg jamur tiram
  • ½ kg daging ayam
  • ½ kg tepung gandum
  • 3 sdm tepung maezena
  • Tepung panir kasar secukupnya
  • 7 siung bawang putih
  • 1 bks merica bubuk
  • 1 bks kaldu bubuk rasa ayam
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 burit telur
  • Garam secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Cara:

  1. Jamur dipotong kotak kecil-kecil rebus sekitar 5 menit. Daging ayam diblender, bumbu dihaluskan, semua bahan dicampur, tambahkan air secukupya.
  2. Siapkan  cetakan yang sudah diolesi minyak goreng agar tidak lengket.
  3. Ambil 1-2 sendok makan adonan tuang ke dalam cetakan nugget, kukus sekitar 20 menitan hingga matang.
  4. Keluarkan dari cetakan, biarkan dingin.
  5. Siapkan bahan untuk pelapis: tepung terigu dicampur tepung maezena, dicampur dengan air dingin agak cair, tambhkan kaldu bubuk, lalu nugget dicelupkan ke dalam pelapis, lalu gulingkan ke tepung panir kasar. Simpan ke dalam freezer biar agak beku, supaya tepung panir benar-benar sudah nempel.
  6. Lalu goreng ke dalam minyak panas hingga kekunin-kuningan alias matang.

7. Sate Jamur

Bahan:

  • 1 kg jamur tiram
  • 8 siung bawang putih
  • 8 buah bawang merah
  • 8 butir kemiri
  • 1 ons gula jawa
  • Kecap manis
  • Tusuk sate
  • Sambal pecel

Cara:

  1. Jamur disuwir kasar. Bumbu dihaluskan, ditumis hingga harum, tambahkan air, gula jawa, kecap manis, lalu masukkan suwiran jamur tiram, masak sekitar 15 menitan, diamkan dingin.
  2. Tusukkan potongan jamur yang sudah dingin ke tusuk sate, lalu bakar, siram dengan bumbu kacang.

Semoga bermanfaat.*

(Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)



Nasi Jagung plus Sayur Lompong, Kuliner Ndeso yang Nikmatnya Begitu Menggoda

0
Seporsi nasi jagung dengan aneka kondimen yang menggoda...

Kabupaten Grobogan termasuk salah satu produsen jagung terbesar nasional. Tak heran bila di daerah ini mudah dijumpai berbagai olahan produk dari jagung. Di antaranya marning dan emping jagung yang sentranya ada di Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari. Selain itu, ada kuliner berbahan jagung yang ‘mengggoda’ untuk dinikmati, yakni nasi jagung plus pelengkapnya yang aduhai, antara lain gudangan dan sayur lompong.




Makanan ndeso yang menggugah selera...
Makanan ndeso yang menggugah selera…
Sayur lompong yang seger dan gurih...
Sayur lompong yang seger dan gurih…

Tahun 1980-an sampai dengan awal tahun 1990-an, nasi jagung masih menjadi makanan utama sehari-hari sebagian besar warga Grobogan, terutama yang tinggal di pedesaan. Jadi, nasi jagung sebenarnya bukanlah makanan yang istimewa ketika itu.

Seiring perkembangan zaman, saat ini sudah mulai sulit ditemukan warga yang sehari-hari makan nasi jagung. Apalagi perkembangan teknologi dengan hadirnya rice cooker, sehingga menanak nasi (beras) menjadi semakin praktis. Beda dengan membuat nasi jagung yang agak ribet. Makanya, saat ini sulit menemukan nasi jagung di rumah-rumah warga. Peluang inilah yang nampaknya ditangkap oleh sejumlah pedagang. Sehingga saat ini mudah dijumpai warung-warung penjual nasi jagung.



Dari sekian warung nasi jagung di Grobogan, favorit saya bila siang hari adalah WM. Nasi Jagung Bu Lasmi yang mangkal di salah satu los Hutan Kota, Jl. Gajah Mada, Purwodadi (timur Polres Grobogan). Warung ini menyediakan kuliner nasi jagung yang, menurut saya, mantap abis. Menawarkan sensasi makan nasi jagung plus sayur lompong dipadu dengan bothok dan pepes pindang dengan tak lupa rempeyek dan sambalnya yang bikin ketagihan dan gobyos. Warung Bu Lasmi buka sekitar jam 11.00 WIB atau menjelang dhuhur sampai sore. Begitu buka, biasanya langsung diserbu pelanggannya.

Warung nasi jagung favorit saya di malam hari...
Warung nasi jagung favorit saya di malam hari…
Ada pepes pindang dan pepes gereh yang makin menggoda...
Ada pepes pindang dan pepes gereh yang makin menggoda…
Sate ampela hati ayam dan sate keong yang selalu ada...
Sate ampela hati ayam dan sate keong yang selalu ada…
Kombinasi yang bikin kangen...
Kombinasi yang bikin kangen…

Adapun kalau malam hari, warung nasi jagung favorit saya adalah WM. Sederhana Nasi Jagung Bu Puji. Warung ini dulunya mangkal di trotoar Alun-alun Purwodadi, tepatnya di sebelah utara kantor pos. Karena kawasan alun-alun masih dalam tahap renovasi, saat ini lokasi mangkalnya pindah sementara di kawasan lahan segitiga milik PT KAI di depan Hotel Kencana.

“Nanti kalau Alun-alun sudah selesai direnovasi, saya akan kembali mangkal lagi di Alun-alun, di tempat yang sudah disediakan. Tahun baru sepertinya sudah akan menempati lokasi baru,” tutur Bu Puji, pemilik WM. Sederhana Nasi Jagung Bu Puji, kepada saya.

Bu Puji menuturkan, ia mulai jualan nasi jagung sejak tahun 1999 atau sekitar 17 tahun yang lalu. Memilih jualan nasi jagung, mengingat ketika itu masih langka yang berjualan nasi jagung.

Lebih jauh Bu Puji menuturkan, warungnya sudah mempunyai banyak pelanggan. Tidak hanya orang Purwodadi saja, namun juga banyak pelanggannya yang datang dari luar kota seperti Pati, Kudus, Rembang, Blora dan Semarang. Bahkan pelanggannya juga banyak yang dari kalangan pejabat.



Di warung Bu Puji ini, Anda bisa menikmati seporsi nasi jagung dengan dilengkapi kondimen yang beraneka menggoda, meliputi sayur lompong yang seger dan gurih, gudangan yang sedap nan mantap, bothok dan rempeyek gereh yang aduhai, dan oseng lombok ijo yang pedes. Bila masih kurang, bisa ditambah sate ampela hati ayam dan sate keong yang selalu ada di warung ini. Minumnya, saya pilih teh poci yang segernya khas dan hangatnya terasa menjalar di sekujur tubuh.

Bila pingin sensasi yang beda, Anda bisa memesan nasi jagung goreng yang biasanya dilengkapi dengan irisan kol dan sebutir telur dadar.  WM. Sederhana Nasi Jagung Bu Puji buka mulai jam 5 sore, hingga jam 1 malam. Bila sedang ke Purwodadi di malam hari, bolehlah mencicipi kuliner ndeso namun menggoda ini. Monggo!* (Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)



Lezatnya Swike Mentok, Babak Baru Kuliner Grobogan

0
Swike mentok, tak kalah lezat....

Bila menyebut kuliner Grobogan, maka yang terbayang adalah swike, yang identik dengan masakan berbahan utama daging katak atau kodok. Bertahun-tahun, swike tidak hanya ikonik sebagai kuliner khas Grobogan (biasanya disebut khas Purwodadi yang merupakan ibukotanya Grobogan), tapi juga hegemonik. Sehingga kuliner Grobogan seolah melulu hanya swike.



Kuahnya segar dengan bumbu tauco yang khas, dagingnya empuk....
Kuahnya segar dengan bumbu tauco yang khas, dagingnya empuk….
Disajikan dengan sepiring nasi putih...
Disajikan dengan sepiring nasi putih…

Harus diakui, swike memang ikonik sekaligus hegemonik sebagai kuliner khas Grobogan. Bahkan daging kodok Purwodadi konon rasanya lebih lezat daripada kodok daerah lain. Entah benar atau tidak, yang jelas, sebagian besar warga Kabupaten Grobogan yang notabene muslim ‘setengah hati’ menerima kuliner ini, kendati pun realitasnya sudah ratusan tahun kuliner ini menjadi ikon Kabupaten Grobogan.



Pangkal soalnya adalah masalah keyakinan dalam beragama, karena menurut literatur fiqih, kodok termasuk binatang yang haram dikonsumsi. Inilah yang menjadikan kuliner ini sulit diterima. Bahkan, sebagaimana dilansir Wikipedia, status haram daging kodok ini pernah menuai kontroversi, seperti contoh kasus di Kabupaten Demak (yang bersebelahan dengan Kabupaten Grobogan), di mana bupatinya pernah mendesak para pengusaha restoran swike untuk tidak mengaitkan swike dengan Demak. Hal ini karena dianggap dapat mencoreng citra Demak sebagai Kota Wali dan kota Islam pertama di pulau Jawa, serta kebanyakan warga Demak adalah pengikut madzhab Syafi’i yang mengharamkan daging kodok.

Warung makan "Swike Purwodadi" yang ada di Karangawen, Kabupaten Demak....
Warung makan “Swike Purwodadi” yang ada di Karangawen, Kabupaten Demak….

Swike atau Swikee sendiri merupakan hidangan yang berasal dari pengaruh masakan Tionghoa yang masuk ke Indonesia. Istilah “swikee’ berasal dari dialek Hokkian, yakni sui yang berarti air, dan ke yang berarti ayam.  Sehingga swike sesungguhnya merupakan penghalusan untuk menyebut kodok dengan menyebutnya sebagai “ayam air”. Makanan ini selama ini memang identik dengan Purwodadi, ibu kota Kabupaten Grobogan. Sehingga di berbagai daerah, dapat ditemui berbagai rumah makan atau resto yang menyebut sebagai resto atau rumah makan “Swike Purwodadi”.

Bahan utama hidangan ini adalah kaki kodok dengan bumbu bawang putih, jahe, tauco, garam, dan lada. Dihidangkan dengan taburan bawang putih goreng dan daun seledri di atasnya, swike biasanya disajikan dengan nasi putih. Rumah makan yang legendaris menyediakan swike kodok  adalah RM. Swike Asli yang beralamat di Jl. Kol. Sugiono No. 11 Purwodadi. Rumah makan ini sudah berdiri semenjak tahun 1901 atau telah  lebih dari seabad lalu serta telah memasuki generasi kelima.




Pada perkembangannya, meski nama swike sendiri identik dengan kodok, namun warga Grobogan yang muslim pada tahun-tahun terakhir mulai berkreasi dengan komponen daging yang lain, misalnya daging ayam dan mentok. Sehingga di Grobogan, kini swike tidak lagi melulu daging kodok, namun juga swike ayam atau swike mentok. Dan inilah, menurut saya, babak baru kuliner Grobogan.

WM. Sweke Mentok di Jl. Raya Purwodadi-Semarang, Desa Ketitang, Kecamatan Godong
WM. Sweke Mentok di Jl. Raya Purwodadi-Semarang, Desa Ketitang, Kecamatan Godong
Sungguh menggoda selera...
Sungguh menggoda selera…

Salah satu warung favorit saya yang menyediakan swike non-kodok adalah Warung Sweke Mentok yang berada di Desa Ketitang, Kecamatan Godong. Lokasinya di pinggir Jalan Raya Purwodadi-Semarang atau samping Puskesmas Godong 1 yang ada di Ketitang. Sehingga apabila Anda sedang perjalanan dari Purwodadi menuju ke arah Semarang atau sebaliknya, Anda akan melewati warung ini.

Menurut Ibu Jumanah, pengelola Warung Sweke Mentok, ia sudah mulai menyediakan menu swike mentok sejak tiga tahunan yang lalu. Tujuannya adalah untuk menyediakan menu swike tapi yang berbahan utama dari daging yang halal. “Sehingga yang tidak mau memakan swike kodok, bisa makan swike di warung ini,” tuturnya kepada saya.




Saya memang belum dan tidak akan pernah mau memakan swike kodok (dengan alasan agama tentu saja), sehingga saya tidak bisa membandingkan cita rasa swike mentok dan swike kodok. Namun, bagi saya, swike mentok yang ditawarkan Bu Jumanah di warungnya sudah cukup lezat. Kuahnya segar dan gurih, serta aroma tauconya terasa khas di lidah. Daging mentoknya juga empuk, sehingga menambah kelezatan cita rasanya.

Meski di warung ini menyediakan menu lainnya seperti rames dan soto kebo, namun swike mentok-lah yang banyak dicari pelanggannya. Seporsi swike mentok di “Warung Sweke Mentok” milik Bu Jumanah dihargai Rp 15.000,-. Bila Anda termasuk yang tidak mau memakan swike kodok, warung ini salah satu alternatifnya. Monggo.* (Kang Asti, www.jatengnyamleng.com)

5 Tempat yang Ekostis dan Menarik Dikunjungi di Kecamatan Tawangharjo, Grobogan

0
Air terjun widuri yang eksotis...

Tawangharjo adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Grobogan.  Letaknya cukup strategis karena berada di jalur alternatif bagi jalur pantura  Jawa Tengah. Berada di jalur provinsi dari Purwodadi – Blora, dengan jarak sekitar 12 km sebelah timur ibukota Kabupaten Grobogan di Purwodadi  dan sekitar 53 km sebelah barat Blora.

Kecamatatan Tawangharjo memiliki beberapa objek wisata yang cukup potensial, sebagiannya telah memiliki reputasi nasional, eksotis, dan menarik untuk dikunjungi, meliputi wisata religi, wisata alam, dan wisata agro. Berikut ini 5 tempat yang eksotis di Kecamatan Tawangharjo yang menarik untuk dikunjungi:

  1. Produksi Garam Jono
Produksi garam Jono

Artikel Populer

Artikel Favorit

Nasi Jagung plus Sayur Lompong, Kuliner Ndeso yang Nikmatnya Begitu Menggoda

Kabupaten Grobogan termasuk salah satu produsen jagung terbesar nasional. Tak heran bila di daerah ini mudah dijumpai berbagai olahan produk dari jagung. Di antaranya...
error: Content is protected !!